Infoberguna Coffeshop Sejarah Cafe

Sejarah Cafe

 

Cafe diduga pertama kali muncul di Makkah pada sekitar tahun 1500 atau bahkan sekitar tahun 1200, tetapi konsep cafe sebagai tempat berkumpul seperti yang kita ketahui sekarang diduga berasal dari Konstatinopel pada sekitar tahun 1555,  tetapi ada juga sumber yang mengatakan bahwa kafe pertama di Konstatinopel adalah cafe bernama Kiva Han yang didirikan pada 1475. Dikarenakan kaum muslim tidak diperbolehkan meminum minuman keras, kopi menjadi alternatif terbaik dalam menjadi hidangan pada tempat berkumpul. Harga kopi yang relatif lebih murah juga mempermudah setiap kalangan untuk datang ke sebuah cafe, memesan secangkir kopi, dan mulai bersosialisasi. Barulah pada sekitar abad 17, kopi mulai merambat ke Eropa dan menjadi salah satu alternatif bir paling populer, terutama di Inggris. Kafe di Eropa pertama kali dibuka di Venesia pada tahun 1647, diikuti dengan Inggris, lalu Wina. Pada Amerika, teh merupakan pilihan minuman utama dikarenakan harga kopi yang mahal. Ketika pada 1882 dimana akhirnya terdapat standar untuk kualitas dan harga kopi, barulah warga Amerika mulai mendapatkan akses kopi yang luas. 

Baca juga : Index Coffe Co, Japan Vibes Dari Bandung

Cafe dulunya adalah tempat dimana kaum intelektual berkumpul. Seperti ahli filosofi, aktivis, politikus, seniman, ahli religi dan sebagainya. Kafe pun digunakan sebagai tempat berdiskusi dan berdebat tingkat tinggi dimana orang-orang dari latar belakang yang berbeda dapat saling menukar ide dan pemikiran. Karena banyaknya diskusi inilah, zaman ini juga disebut sebagai zaman revolusi pengetahuan yang disebut “Age of Enlightenment”. Tergantikannya bir yang mengaburkan pikiran dan menurunkan semangat ke kopi yang menambahkan energi sebagai hidangan utama dalam tempat berkumpul kalangan intelektual mempercepat perkembangan pendidikan dan pengetahuan pada zaman itu. Cafe pada zaman itu sering juga disebut sebagai “penny universities”. Asal mula frasa ini diduga karena seseorang bisa datang dan duduk mendengarkan pembicaraan kaum intelektual untuk menambahkan pengetahuan mereka dengan hanya membayar secangkir kopi. Cafe juga digunakan sebagai tempat berita ditulis atau dibuat dan juga tempat untuk melakukan bisnis. Pada beberapa Cafe di Venesia, terdapat juga hiburan berupa permainan yang dapat dimainkan oleh pengunjung. Seperti koran harian, permainan kartu, dan biliar.

Pada zaman sekarang, Cafe lebih mirip dengan restoran yang berfokus pada lingkungan yang santai. Beberapa Cafe sekarang bahkan tidak berfokus untuk menjual kopi, melainkan lebih berfokus untuk menyediakan tempat yang cocok untuk duduk, bersantai, dan bersosialisasi, seperti dengan memberikan akses Internet kepada pengunjung.

Ini adalah Table Sejarah terbentuknya Cafe di Berbagai Belahan Dunia :

Sumber : All about coffee by Wiliam H. Ukers: Adam Media, 2012

Negara                            Tahun

Eropa                                                       1475

Britania                                                   1529

Italia                                                        1652

Paris                                                         1654

Jerman                                                    1672

Berlin                                                        1673

Amerika                                                    1721

Fungsi Cafe Tersebut :

  • Sebagai tempat yang nyaman untuk menikmati makanan dan minuman
  • Sebagai tempat untuk melepas penat setelah seharian bekerja
  • Sebagai tempat yang pas untuk berbincang dengan teman
  • Sebagai tempat meeting dengan rekan kerja diluar jam kantor.

Sistem Penyajian Cafe

Banyak cara penyajian makanan dan minuman yang umum di implementasikan untuk cafe, seperti dibawah ini :

Self Service

Cara penyajian yang dibuat maksudnya untuk para pengunjung cafe melakukan pelayanan untuk dirinya sendiri.

Pengunjung datang ke cafe bisa langsung mengambil makanan dan minuman yang telah disediakan, kemudian membawanya kebagian kasir untuk dihitung berapa yang harus dibayarkan.
Setelah itu barulah pengunjung memilih tempat duduk dengan membawa makanan dan minaman yang telah di pesannya tadi.

Konsep seperti ini memang dapat memberikan kesan yang bersahabat, terlebih cara penyajian seperti ini bisa mengatasi antrian yang menumpuk disaat sedang banyak pengunjung yang datang secara bersamaan.

Waiter Service to Table

Penyajian dari seorang waiter/waitress akan melayani pengunjung yang telah memilih tempat duduk untuk memberikan daftar menu yang tersedia.

Pengunjung hanya memesan makanan dan minuman langsung di tempat duduk, begitu juga dengan cara pembayarannya.
Cara seperti ini memang terlihat sangat formal, tapi sebuah keuntungan juga untuk pengunjung untuk tidak perlu beranjak dari kursi untuk melakukan pesanan dan pembayaran.

Konsep Cafe

Ada banyak sekali cafe dengan konsep yang sangat inspiratif dan mengesankan, dari mulai aksen, dan furniture yang autentik semakin membuat cafe terlihat berbeda dari cafe lainnya.

Konsep Cafe yang sering kita lihat adapun seperti :

  • Konsep Cafe Sederhana
  • Konsep Cafe Outdoor
  • Konsep Cafe Minimalis
  • Konsep Cafe Lesehan
  • Konsep Cafe Industrial
  • Konsep Cafe Container
  • Konsep Cafe Rumahan

Arti coffee shop mengalami perubahan seiring dengan kebutuhan konsumen yang semakin kompleks.Coffee shop dan cafe adalah dua istilah berbeda yang cenderung membingungkan. Mungkin beberapa orang bertanya-tanya, ‘Apa sih perbedaan antara kedua istilah ini?’. Artikel ini akan menjawab pertanyaan kalian mengenai arti coffee shop dan bedanya dengan Cafe.

Secara sederhana, perbedaan antara coffee shop dan cafe terletak di kopi itu sendiri. Menu minuman kopi biasanya menjadi fokus utama dari sebuah coffee shop atau kedai kopi. Di sana, Anda akan menemukan berbagai metode pembuatan kopi yang beragam. Tidak jarang mereka juga menyediakan teh. Sementara itu, menu makanan menjadi fokus utama dari sebuah cafe atau kafe sehingga mereka bisa disebut sebagai restoran.

Arti coffee shop sendiri awalnya hanya sebagai tempat untuk minum kopi atau teh dengan cepat. Seiring dengan kebutuhan konsumen yang semakin kompleks, coffee shop mulai berkembang sebagai tempat minum kopi atau teh sambil bertemu dan berbicara dengan orang lain atau bahkan mengerjakan pekerjaan dan tugas.

6 Hal yang Harus Diperhatikan saat Membuat Usaha Coffe Shop

Saat membuat coffee shop, ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan. Simak rangkuman penjelasannya berikut ini.

1. Konsep yang Matang

Pertama-tama, Anda harus merencanakan konsep dari coffee shop dengan matang yang akan mempermudah untuk menentukan target pasar.

2. Lokasi yang Strategis

Salah satu hal yang menunjang keberhasilan sebuah coffee shop adalah lokasi yang strategis yang mudah dijangkau dan dilihat oleh konsumen sehingga membuat mereka ingin berkunjung dan mencobanya. Anda dapat memilih tempat yang berlokasi di jalan dengan kondisi yang ramai dilalui orang-orang atau dekat dengan pusat kuliner.

3. Interior dan Eksterior

Anda dapat memilih interior dan eksterior yang sesuai dengan konsep dari coffee shop. Interior yang digunakan harus menarik dan nyaman sehingga membuat konsumen menikmati makanan dan minuman dengan puas. Anda juga harus memperhatikan aspek furnitur (meja dan kursi), warna ruangan, dan pencahayaan yang digunakan. Sebaiknya, Anda menyediakan smoking area bagi konsumen yang merokok agar asap rokoknya tidak mengganggu konsumen lain. Selain interior, Anda jangan sampai melupakan eksterior sebuah coffee shop. Sebagai faktor pertama yang akan dilihat orang-orang, interior yang menarik akan mengundang mereka untuk berkunjung ke coffee shop karena merasa penasaran

4. Musik

Meskipun seringkali dianggap sepele, musik nyatanya merupakan salah satu hal yang sangat penting dalam membangun suasana yang diinginkan di coffee shop. Anda dapat memilih genre musik yang disukai oleh konsumen.

5. Ruang yang Cukup dan Nyaman

Sebaiknya, coffee shop mempunyai ruang yang cukup bagi konsumen untuk melakukan aktivitas sehingga mereka tidak perlu bersenggolan dengan orang lain ketika bergerak. Ruang yang cukup akan memberikan rasa nyaman bagi konsumen.

6. Fasilitas Wi-Fi dan Stop Kontak

Salah satu hal penting yang menjadi pertimbangan bagi konsumen untuk mengunjungi coffee shop adalah fasilitas wi-fi dan stop kontak yang disediakan. Banyak orang yang betah berada di coffee shop berlama-lama hanya untuk menggunakan kedua fasilitas ini sambil menikmati menu minuman atau makanan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Post