source: ketut-subiyanto

Barista Bisa Jadi Pilihan Karir

Posted on

Artikel ini akan membahas barista secara details, dibaca sampai habis ya.

Job Desk Barista Secara Umum:

  1. Menyiapkan kopi: Seorang barista harus terampil dalam menyiapkan berbagai jenis minuman kopi, termasuk espresso, cappuccino, latte, dan sebagainya. Mereka harus menguasai teknik ekstraksi kopi yang baik, memilih biji kopi yang tepat, menggiling biji kopi, dan mengekstrak shot espresso dengan sempurna.
  2. Melayani pelanggan: Seorang barista harus memiliki keterampilan interpersonal yang baik dan mampu melayani pelanggan dengan ramah. Mereka harus bisa menjawab pertanyaan pelanggan tentang menu, memberikan rekomendasi, dan menjelaskan proses pembuatan minuman kopi.
  3. Menjaga kebersihan: Seorang barista harus memastikan kebersihan tempat kerja dan peralatan, seperti mesin kopi, alat-alat kopi, dan tempat penyimpanan biji kopi. Mereka juga harus memastikan bahwa area kerja selalu rapi dan bersih.
  4. Mengelola persediaan kopi: Seorang barista harus mampu mengelola persediaan biji kopi dan bahan-bahan lain yang digunakan untuk membuat minuman kopi. Mereka harus dapat memastikan bahwa stok bahan-bahan selalu tersedia dan terorganisir dengan baik.
  5. Mempromosikan minuman kopi: Seorang barista juga dapat bertanggung jawab untuk mempromosikan minuman kopi dan produk-produk lain yang dijual di kafe. Mereka dapat memberikan rekomendasi kepada pelanggan tentang menu baru, menyebarkan informasi tentang acara-acara kafe, dan memperkenalkan produk baru kepada pelanggan.

Demikianlah beberapa job desk barista secara umum. Seorang barista yang handal harus memiliki keterampilan teknis yang baik, keterampilan interpersonal, kebersihan yang baik, manajemen persediaan, dan kemampuan pemasaran.

source: instagram.com/wayan32

Skill yang Harus Dimiliki Seorang Barista:

  1. Pengetahuan tentang kopi: Seorang barista harus memiliki pengetahuan yang baik tentang kopi, termasuk jenis-jenis biji kopi, metode pembuatan, teknik ekstraksi, dan lain-lain.
  2. Keterampilan teknis: Seorang barista harus memiliki keterampilan teknis dalam menyiapkan kopi, seperti menggiling biji kopi, mengekstrak shot espresso, dan memproduksi busa susu.
  3. Keterampilan interpersonal: Seorang barista harus memiliki kemampuan interpersonal yang baik untuk melayani pelanggan dengan ramah, menjawab pertanyaan pelanggan, memberikan rekomendasi, dan menjelaskan proses pembuatan minuman kopi.
  4. Kebersihan: Seorang barista harus memastikan tempat kerja dan peralatan selalu bersih dan terjaga dengan baik.
  5. Manajemen persediaan: Seorang barista harus mampu mengelola persediaan biji kopi dan bahan-bahan lain yang digunakan untuk membuat minuman kopi. Mereka harus dapat memastikan bahwa stok bahan-bahan selalu tersedia dan terorganisir dengan baik.
  6. Kemampuan multitasking: Seorang barista harus dapat melakukan beberapa tugas sekaligus, seperti menyiapkan minuman, melayani pelanggan, dan menjaga kebersihan tempat kerja.
  7. Kreativitas: Seorang barista yang handal harus memiliki kemampuan untuk menciptakan minuman kopi yang unik dan menarik.
  8. Ketelitian: Seorang barista harus sangat teliti dalam menyiapkan minuman kopi agar setiap minuman yang dihasilkan memiliki kualitas yang baik dan sesuai dengan standar.

Baca Juga: Sejarah Barista Indonesia

Seorang barista yang handal harus memiliki beberapa keterampilan dan kemampuan teknis dan interpersonal yang baik. Beberapa skill yang harus dimiliki seorang barista. Untuk menjadi barista yang handal, seseorang harus mengembangkan keterampilan teknis dan interpersonal yang baik serta memiliki kemampuan multitasking, kreativitas, dan ketelitian.

Hal yang Harus Dihindari oleh barista:

  1. Tidak menjaga kebersihan: Kebersihan adalah hal yang sangat penting dalam bisnis kopi. Seorang barista harus selalu menjaga kebersihan tempat kerja dan peralatan, seperti mesin kopi, alat-alat kopi, dan area penyimpanan biji kopi.
  2. Kurang pengetahuan tentang kopi: Seorang barista harus memiliki pengetahuan yang baik tentang kopi, termasuk jenis-jenis biji kopi, metode pembuatan, teknik ekstraksi, dan lain-lain. Kurangnya pengetahuan tentang kopi dapat memengaruhi kualitas minuman kopi yang dihasilkan dan memengaruhi kepercayaan pelanggan.
  3. Tidak memperhatikan pesanan pelanggan: Seorang barista harus selalu memperhatikan pesanan pelanggan dan mengikuti instruksi mereka dengan seksama. Tidak memperhatikan pesanan pelanggan dapat menyebabkan ketidakpuasan pelanggan dan merusak reputasi kafe atau restoran.
  4. Kurang berkomunikasi dengan pelanggan: Seorang barista harus memiliki kemampuan komunikasi yang baik dan selalu bersikap ramah terhadap pelanggan. Kurang berkomunikasi dengan pelanggan dapat membuat mereka merasa tidak dihargai dan berpotensi merusak reputasi kafe atau restoran.
  5. Mencampurkan bahan yang salah: Seorang barista harus sangat teliti dalam menyiapkan minuman kopi agar setiap minuman yang dihasilkan memiliki kualitas yang baik dan sesuai dengan standar. Mencampurkan bahan yang salah dapat menghasilkan minuman kopi yang tidak enak dan merusak reputasi kafe atau restoran.

Sebagai barista yang profesional, seseorang harus selalu memperhatikan kebersihan, memiliki pengetahuan yang baik tentang kopi, memperhatikan pesanan pelanggan, berkomunikasi dengan baik dengan pelanggan, dan sangat teliti dalam menyiapkan minuman kopi. Seorang barista yang profesional harus selalu berusaha untuk memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan dan menjaga reputasi kafe atau restoran tempat mereka bekerja.

Baca Juga:  Cara Cara Penyajian Kopi

Tantangan Barista Kedepannya:

  1. Memenuhi ekspektasi pelanggan: Pelanggan datang ke kafe atau restoran dengan harapan untuk mendapatkan minuman kopi yang enak dan disajikan dengan baik. Sebagai barista, Anda harus mampu memenuhi ekspektasi pelanggan dan memberikan pengalaman yang memuaskan.
  2. Menjaga konsistensi kualitas: Konsistensi kualitas adalah kunci dalam bisnis kopi. Seorang barista harus mampu menjaga konsistensi dalam setiap minuman yang dihasilkan agar setiap pelanggan merasa puas.
  3. Menghadapi situasi sulit: Dalam industri kopi, ada banyak situasi yang mungkin terjadi, seperti pelanggan yang tidak puas, mesin kopi yang rusak, atau bahan baku yang habis. Seorang barista harus mampu mengatasi situasi-situasi sulit tersebut dengan baik.
  4. Menjaga kecepatan dan efisiensi: Kafe atau restoran yang sukses biasanya memiliki banyak pelanggan yang ingin memesan minuman kopi. Seorang barista harus mampu menjaga kecepatan dan efisiensi dalam menghasilkan minuman kopi yang berkualitas untuk memenuhi permintaan pelanggan.
  5. Mengikuti perkembangan tren dan teknologi: Industri kopi selalu berubah dan berkembang. Sebagai barista, Anda harus mampu mengikuti perkembangan tren dan teknologi terbaru agar tetap up-to-date dan dapat bersaing dengan kafe atau restoran lainnya.

Dalam menghadapi tantangan ini, seorang barista harus memiliki keterampilan dan pengetahuan yang baik, serta memiliki sikap yang positif dan proaktif untuk mencari solusi yang tepat.

Peluang Karir Bagi Barista:

  1. Menjadi kepala barista atau manajer kafe: Seorang barista yang telah memiliki pengalaman dan kemampuan manajerial dapat naik pangkat menjadi kepala barista atau manajer kafe, yang bertanggung jawab untuk mengelola operasional kafe atau restoran, termasuk mengatur jadwal, mengelola stok bahan baku, dan memastikan kualitas minuman kopi.
  2. Bekerja di industri kopi: Barista juga dapat bekerja di industri kopi, seperti produsen biji kopi, perusahaan roasting, atau perusahaan penyedia peralatan kopi. Di sini, barista dapat memanfaatkan pengetahuan dan pengalaman mereka dalam menghasilkan dan mengenali kopi berkualitas tinggi.
  3. Menjadi pelatih barista: Seiring dengan semakin banyaknya kafe atau restoran yang bermunculan, permintaan akan barista yang terampil dan berpengetahuan semakin meningkat. Seorang barista yang ahli dan berpengalaman dapat menjadi pelatih barista, yang mengajarkan teknik dan keterampilan barista kepada orang lain.
  4. Berkarir di industri makanan dan minuman: Barista juga dapat memanfaatkan keterampilan dan pengalaman mereka untuk bekerja di industri makanan dan minuman lainnya, seperti hotel, restoran, bar, atau toko roti.
  5. Berbisnis sendiri: Seorang barista yang berpengalaman dan bersemangat dapat mempertimbangkan untuk membuka usaha kafe atau restoran sendiri. Dalam hal ini, mereka harus memiliki keterampilan manajerial dan bisnis yang baik, serta memiliki pengetahuan tentang industri kopi dan persaingannya.

Secara keseluruhan, prospek karir barista kedepannya cukup menjanjikan, terutama bagi mereka yang memiliki pengalaman, kemampuan manajerial, pengetahuan kopi yang luas, serta kemauan untuk terus belajar dan berkembang.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *